{"id":919,"date":"2024-03-13T01:06:00","date_gmt":"2024-03-12T18:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/?p=919"},"modified":"2024-03-16T08:15:56","modified_gmt":"2024-03-16T01:15:56","slug":"ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/","title":{"rendered":"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Halo sobat publikasi, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai informasi penting terkait ciri-ciri jurnal terindeks Scopus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut, kamu dapat menyimak pembahasannya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Scopus<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"646\" height=\"468\" src=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Cuplikan-layar-2023-12-30-104133.png\" alt=\"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus\" class=\"wp-image-733\" style=\"width:770px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Cuplikan-layar-2023-12-30-104133.png 646w, https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Cuplikan-layar-2023-12-30-104133-300x217.png 300w, https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Cuplikan-layar-2023-12-30-104133-450x326.png 450w\" sizes=\"(max-width: 646px) 100vw, 646px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Scopus berada di bawah naungan perusahaan penerbit karya ilmiah Elsevier yang berpusat di Amsterdam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kini Scopus sudah mengindeks ribuan jurnal dan artikel dari seluruh dunia. Diperkirakan ada lebih dari 22.000 artikel jurnal yang berasal dari 5.000 penerbit yang terindeks Scopus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Scopus merupakan database yang selama ini dijadikan sebagai tempat publikasi artikel ilmiah dan jurnal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain Scopus, terdapat database jurnal internasional lainnya, seperti WOS (Web of Science), SpeingerLink, &nbsp;dan Wiley.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari database ini, peneliti bisa mencari artikel ilmiah maupun jurnal yang mereka butuhkan untuk penelitian mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sehingga sudah tak heran jika Scopus sangat diminati oleh para akademisi di berbagai belahan dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak han itu saja, Scopus juga merupakan layanan database dan pengindeks terbesar di dunia saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Penulisan Jurnal Scopus<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"667\" height=\"470\" src=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Cuplikan-layar-2023-12-14-091431.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-716\" style=\"width:770px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Cuplikan-layar-2023-12-14-091431.png 667w, https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Cuplikan-layar-2023-12-14-091431-300x211.png 300w, https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Cuplikan-layar-2023-12-14-091431-450x317.png 450w\" sizes=\"(max-width: 667px) 100vw, 667px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tebrdapat eberapa bagian penting dalam jurnal yang harus kita perhatikan dan ketahui.&nbsp;Nah, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Judul Artikel<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara penulisan jurnal Scopus yang pertama adalah dengan memilihan judul artikel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memilih judul artikel merupakan aspek yang penting dan tidak boleh dianggap sepele.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Judul artikel perlu diciptakan dengan cara yang menarik dan mengundang perhatian, tidak menggunakan singkatan, serta mampu mencerminkan temuan, objek, dan lokasi penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Abstrak<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Abstrak memiliki peranan yang sangat penting dalam sebuah jurnal.&nbsp;Selain itu, abstrak dapat dianggap sebagai ringkasan utama dari penelitian tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya itu saja, abstrak menjadi salah satu hal yang penting karena para reviewer pertama kali membaca.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kata Kunci<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk cara penulisan jurnal Scopus selanjutnya kata kunci juga memiliki kepentingan yang signifikan dan harus diperhatikan dengan cermat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat alasan mengapa kata kunci ini penting adalah karena mereka mewakili arah dan topik pembicaraan dalam jurnal yang sedang ditulis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pendahuluan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri-ciri jurnal terindeks Scopus berikutnya adalah dengan mengetahui <a href=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/publikasi\/cara-membuat-pendahuluan-jurnal-yang-baik-dan-benar\/\">cara membuat pendahuluan jurnal<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini dikarenakan, pendahuluan merupakan bagian awal pada jurnal yang harus dibuat dan ditulis dengan jelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Metode Penelitian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu komponen dalam format penulisan jurnal Scopus selanjutnya adalah metode penelitian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada bagian ini, penting untuk memastikan bahwa metode yang digunakan dalam penelitian tersebut sesuai dengan yang telah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Hasil Dan Pembahasan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam format penulisan jurnal Scopus, hasil dan pembahasan adalah bagian yang sangat penting karena untuk mengetahui kemana arah dan tujuan penelitian tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Diskusi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain bagian hasil dan pembahasan, diskusi juga memegang peranan penting dalam memudahkan pemahaman jurnal tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, diperlukan penjelasan yang jelas dan komprehensif dalam bagian ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Simpulan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sesuai dengan format penulisan jurnal Scopus, penggunaan simpulan adalah suatu keharusan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam penulisan bagian simpulan ini, perhatian yang cermat diperlukan agar jurnal yang disusun dapat dengan mudah dipahami oleh pembaca.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Ucapan Terima Kasih<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain simpulan, ucapan terimakasih juga tak kalah penting dalam penulisan jurnal Scopus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Umumnya, ucapan terima kasih ini mencakup berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan jurnal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. Referensi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu komponen utama dalam format penulisan jurnal&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.scopus.com\/home.uri\">Scopus<\/a>&nbsp;yang sangat penting adalah bagian referensi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengapa ini menjadi penting?&nbsp;Karena jurnal tersebut akan memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi jika menyertakan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akurat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"699\" height=\"468\" src=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cuplikan-layar-2023-11-13-191911.png\" alt=\"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus\" class=\"wp-image-692\" style=\"width:770px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cuplikan-layar-2023-11-13-191911.png 699w, https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cuplikan-layar-2023-11-13-191911-300x201.png 300w, https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Cuplikan-layar-2023-11-13-191911-450x301.png 450w\" sizes=\"(max-width: 699px) 100vw, 699px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setidaknya ada beberapa Ciri Ciri agar jurnal dapat disebut sebagai jurnal terindeks Scopus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, pada bagian ini, kami akan langsung memberikan informasi terkait beberapa Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus. Silakan baca dengan seksama!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1.&nbsp;Ditulis Menggunakan Kaidah Keilmuan<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus pertama, ditandai dengan adanya prinsip-prinsip ilmiah yang dikandungnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, tulisan tidak ilmiah atau tulisan tidak ilmiah lainnya tidak dapat dikatakan jurnal. Sehingga, &nbsp;bisa disebut majalah atau karya tulis lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Ditulis Dengan Bahasa Internasional Atau Bahasa Resmi PBB<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus kedua adalah jurnal internasional harus ditulis dalam bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang saat ini tersedia dalam enam bahasa resmi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahasa resmi PBB, di anataranya Prancis, Rusia, Spanyol, Inggris, Arab, dan Mandarin. Keenam bahasa ini merupakan bahasa yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam hal penggunaan bahasa internasional, ada beberapa indikator, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sejarah panjang skrip<\/li>\n\n\n\n<li>Status bahasa resmi beberapa negara<\/li>\n\n\n\n<li>Kegunaannya dalam berbagai kehidupan, seperti sarana perdagangan, diplomasi, pendidikan dan ilmu pengetahuan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Memiliki International Standard Serial Number (ISSN)<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus selanjutnya adalah harus memiliki ISSN. ISSN adalah nomor seri standar internasional yang digunakan untuk mengidentifikasi publikasi jurnal di media elektronik dan cetak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu kamu ketahui bahwa jurnal internasional harus memiliki nomor ISSN yang dapat dilihat pada halaman resmi website jurnal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4.&nbsp;Memiliki Terbitan Versi Daring (Online)<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus dan jurnal internasional selanjutnya adalah harus memiliki dua edisi terbitan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua edisi terbitan tersebut yaitu edisi cetak dan edisi online atau web. Dalam publikasi versi online, artikel ilmiah sering disajikan dalam format PDF.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan begitu, pembaca harus mengunduh versi lengkapnya terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Dewan Redaksi Harus Berasal Dari Minimal 4 Negara Dan Merupakan Ahli Di Bidangnya<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dewan redaksi setidaknya harus berasal dari 4 negara yang berbeda. Dewan redaksi adalah tingkat ahli dalam bidang atau jurnal mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Ditulis Oleh Penulis Dari Berbagai Negara<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus berikutnya adalah memiliki fitur yang harus ditulis oleh penulis dari berbagai negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila penulisnya berasal dari negara yang berbeda, tentunya jurnal tersebut dapat disebut sebagai jurnal internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya saja seperti, penulis dari setidaknya 2 negara berbeda dalam sebuah terbitan atau publikasi jurnal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Terindeks Internasional<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">engindeksan database jurnal internasional. Contohnya, seperti Web of Science, Scopus atau database jurnal internasional lainnya yang dipertimbangkan oleh Dikti.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Merupakan Artikel Orisinil Bukan Sekadar Riview Atau Ulasan<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri-ciri jurnal terindeks Scopus berikutnya adalah harus memiliki artikel original, bukan sekedar review dan review.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel harusmemuat konten ilmiah berupa artikel asli, atau karya berdasarkan hasil penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, untuk menghindari artikel jurnal yang hanya berisi review jurnal atau hasil review saja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>9. Bukan Jurnal Yang Berasal Dari Jurusan<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri-ciri jurnal terindeks Scopus berikutnya adalah edisi kesembilan jurnal terindeks Scopus ini menonjolkan bahwa jurnal tersebut bukan dari spesialisasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat jurnal dari perguruan tinggi atau universitas tertentu, atau bisa dibilang dari lembaga yang mencerminkan suatu bidang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>10. Terbit Secara Teratur<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri-ciri Jurnal terindeks Scopus yang terakhir adalah &nbsp;jurnal terindeks Scopus dan jurnal internasional memiliki waktu terbit secara berkala sesuai dengan jadwal sistematis yang telah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila jurnal tersebut tidak diterbitkan secara berkala, tentunya dengan berbagai batasan, akan terlihat tidak profesional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan mengenai ciri-ciri jurnal terindeks Scopus. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagi kita semua.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\" style=\"font-size:18px\"><strong>FAQ<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1710302892697\"><strong class=\"schema-faq-question\">Bagaimana cara mengetahui jurnal terindeks Scopus?<br\/><\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Perlu anda ketahui bahwa saat ini anda bisa melakukan 2 buah cara untuk mencari jurnal yang terindeks di scopus.\u00a0<strong>Bisa menggunakan situs Scimago JR atau bisa langsung mengeceknya di situs resmi scopus<\/strong>.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1710302895317\"><strong class=\"schema-faq-question\">Cek Scopus dimana?<br\/><\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Buka\u00a0<strong>laman scopus<\/strong>. Klik menu search lalu masukkan nama serta afiliasi Anda. Jika nama Anda sudah muncul, klik kanan mouse lalu klik View page sources.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1710302896577\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apa itu Scopus Q1 Q2 Q3?<br\/><\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">Dalam jurnal terindeks\u00a0<strong>Scopus<\/strong>\u00a0terdapat 4 tingkatan, diantaranya yaitu sebagai berikut. Quartile 1 (<strong>Q1<\/strong>), jurnal dengan kategori\u00a0<strong>Q1<\/strong>\u00a0terdapat pada peringkat 1-50. Quartile 2 (<strong>Q2<\/strong>), jurnal dengan kategori\u00a0<strong>Q2<\/strong>\u00a0terdapat pada peringkat 51-100. Quartile 3 (<strong>Q3<\/strong>), jurnal dengan kategori\u00a0<strong>Q3<\/strong>\u00a0terdapat pada peringkat 101-150.<\/p> <\/div> <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo sobat publikasi, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai informasi penting terkait ciri-ciri jurnal terindeks Scopus. Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut, kamu dapat menyimak pembahasannya berikut ini. Pengertian Scopus Scopus berada di bawah naungan perusahaan penerbit karya ilmiah Elsevier yang berpusat di Amsterdam. Kini Scopus sudah mengindeks ribuan jurnal dan artikel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":928,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[35],"class_list":["post-919","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-jurnal-internasional","tag-scopus"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus pertama, ditandai dengan adanya prinsip-prinsip ilmiah yang dikandungnya..\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus pertama, ditandai dengan adanya prinsip-prinsip ilmiah yang dikandungnya..\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Global Publikasi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-12T18:06:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-16T01:15:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/GLOBAL-36.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rudi Ferdiansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rudi Ferdiansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rudi Ferdiansyah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9d12154eaba7ba410b53e9c9b5525488\"},\"headline\":\"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus\",\"datePublished\":\"2024-03-12T18:06:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-16T01:15:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/\"},\"wordCount\":1165,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/GLOBAL-36.png\",\"keywords\":[\"Scopus\"],\"articleSection\":[\"Jurnal Internasional\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":[\"WebPage\",\"FAQPage\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/\",\"name\":\"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/GLOBAL-36.png\",\"datePublished\":\"2024-03-12T18:06:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-16T01:15:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9d12154eaba7ba410b53e9c9b5525488\"},\"description\":\"Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus pertama, ditandai dengan adanya prinsip-prinsip ilmiah yang dikandungnya..\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#breadcrumb\"},\"mainEntity\":[{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#faq-question-1710302892697\"},{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#faq-question-1710302895317\"},{\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#faq-question-1710302896577\"}],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/GLOBAL-36.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/GLOBAL-36.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog Global Publikasi\",\"description\":\"Dunianya Edukasi Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9d12154eaba7ba410b53e9c9b5525488\",\"name\":\"Rudi Ferdiansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/646e206464be63be561c1dfff54a83d8.jpg?ver=1780058016\",\"url\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/646e206464be63be561c1dfff54a83d8.jpg?ver=1780058016\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/646e206464be63be561c1dfff54a83d8.jpg?ver=1780058016\",\"caption\":\"Rudi Ferdiansyah\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/author\\\/admin\\\/\"},{\"@type\":\"Question\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#faq-question-1710302892697\",\"position\":1,\"url\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#faq-question-1710302892697\",\"name\":\"Bagaimana cara mengetahui jurnal terindeks Scopus?\",\"answerCount\":1,\"acceptedAnswer\":{\"@type\":\"Answer\",\"text\":\"Perlu anda ketahui bahwa saat ini anda bisa melakukan 2 buah cara untuk mencari jurnal yang terindeks di scopus.\u00a0<strong>Bisa menggunakan situs Scimago JR atau bisa langsung mengeceknya di situs resmi scopus<\\\/strong>.\",\"inLanguage\":\"id\"},\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Question\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#faq-question-1710302895317\",\"position\":2,\"url\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#faq-question-1710302895317\",\"name\":\"Cek Scopus dimana?\",\"answerCount\":1,\"acceptedAnswer\":{\"@type\":\"Answer\",\"text\":\"Buka\u00a0<strong>laman scopus<\\\/strong>. Klik menu search lalu masukkan nama serta afiliasi Anda. Jika nama Anda sudah muncul, klik kanan mouse lalu klik View page sources.\",\"inLanguage\":\"id\"},\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Question\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#faq-question-1710302896577\",\"position\":3,\"url\":\"https:\\\/\\\/globalpublikasiana.com\\\/blog\\\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\\\/#faq-question-1710302896577\",\"name\":\"Apa itu Scopus Q1 Q2 Q3?\",\"answerCount\":1,\"acceptedAnswer\":{\"@type\":\"Answer\",\"text\":\"Dalam jurnal terindeks\u00a0<strong>Scopus<\\\/strong>\u00a0terdapat 4 tingkatan, diantaranya yaitu sebagai berikut. Quartile 1 (<strong>Q1<\\\/strong>), jurnal dengan kategori\u00a0<strong>Q1<\\\/strong>\u00a0terdapat pada peringkat 1-50. Quartile 2 (<strong>Q2<\\\/strong>), jurnal dengan kategori\u00a0<strong>Q2<\\\/strong>\u00a0terdapat pada peringkat 51-100. Quartile 3 (<strong>Q3<\\\/strong>), jurnal dengan kategori\u00a0<strong>Q3<\\\/strong>\u00a0terdapat pada peringkat 101-150.\",\"inLanguage\":\"id\"},\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus","description":"Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus pertama, ditandai dengan adanya prinsip-prinsip ilmiah yang dikandungnya..","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus","og_description":"Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus pertama, ditandai dengan adanya prinsip-prinsip ilmiah yang dikandungnya..","og_url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/","og_site_name":"Blog Global Publikasi","article_published_time":"2024-03-12T18:06:00+00:00","article_modified_time":"2024-03-16T01:15:56+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/GLOBAL-36.png","type":"image\/png"}],"author":"Rudi Ferdiansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Rudi Ferdiansyah","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/"},"author":{"name":"Rudi Ferdiansyah","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/#\/schema\/person\/9d12154eaba7ba410b53e9c9b5525488"},"headline":"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus","datePublished":"2024-03-12T18:06:00+00:00","dateModified":"2024-03-16T01:15:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/"},"wordCount":1165,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/GLOBAL-36.png","keywords":["Scopus"],"articleSection":["Jurnal Internasional"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#respond"]}]},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/","url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/","name":"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus","isPartOf":{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/GLOBAL-36.png","datePublished":"2024-03-12T18:06:00+00:00","dateModified":"2024-03-16T01:15:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/#\/schema\/person\/9d12154eaba7ba410b53e9c9b5525488"},"description":"Ciri Ciri Jurnal Terindeks Scopus pertama, ditandai dengan adanya prinsip-prinsip ilmiah yang dikandungnya..","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#faq-question-1710302892697"},{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#faq-question-1710302895317"},{"@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#faq-question-1710302896577"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#primaryimage","url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/GLOBAL-36.png","contentUrl":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/GLOBAL-36.png","width":600,"height":400,"caption":"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ciri-ciri Jurnal Terindeks Scopus"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/","name":"Blog Global Publikasi","description":"Dunianya Edukasi Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/#\/schema\/person\/9d12154eaba7ba410b53e9c9b5525488","name":"Rudi Ferdiansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/646e206464be63be561c1dfff54a83d8.jpg?ver=1780058016","url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/646e206464be63be561c1dfff54a83d8.jpg?ver=1780058016","contentUrl":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-content\/litespeed\/avatar\/646e206464be63be561c1dfff54a83d8.jpg?ver=1780058016","caption":"Rudi Ferdiansyah"},"sameAs":["https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog"],"url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/author\/admin\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#faq-question-1710302892697","position":1,"url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#faq-question-1710302892697","name":"Bagaimana cara mengetahui jurnal terindeks Scopus?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Perlu anda ketahui bahwa saat ini anda bisa melakukan 2 buah cara untuk mencari jurnal yang terindeks di scopus.\u00a0<strong>Bisa menggunakan situs Scimago JR atau bisa langsung mengeceknya di situs resmi scopus<\/strong>.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#faq-question-1710302895317","position":2,"url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#faq-question-1710302895317","name":"Cek Scopus dimana?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Buka\u00a0<strong>laman scopus<\/strong>. Klik menu search lalu masukkan nama serta afiliasi Anda. Jika nama Anda sudah muncul, klik kanan mouse lalu klik View page sources.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#faq-question-1710302896577","position":3,"url":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/ciri-ciri-jurnal-terindeks-scopus\/#faq-question-1710302896577","name":"Apa itu Scopus Q1 Q2 Q3?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"Dalam jurnal terindeks\u00a0<strong>Scopus<\/strong>\u00a0terdapat 4 tingkatan, diantaranya yaitu sebagai berikut. Quartile 1 (<strong>Q1<\/strong>), jurnal dengan kategori\u00a0<strong>Q1<\/strong>\u00a0terdapat pada peringkat 1-50. Quartile 2 (<strong>Q2<\/strong>), jurnal dengan kategori\u00a0<strong>Q2<\/strong>\u00a0terdapat pada peringkat 51-100. Quartile 3 (<strong>Q3<\/strong>), jurnal dengan kategori\u00a0<strong>Q3<\/strong>\u00a0terdapat pada peringkat 101-150.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/919","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=919"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/919\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":959,"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/919\/revisions\/959"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=919"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=919"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/globalpublikasiana.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=919"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}