Cara Tembus Jurnal Internasional

Cara Tembus Jurnal Internasional

Halo sobat Global Publikasiana! Pada kesem patan kali ini kami akan memberikan pembahsan baru mengenai cara tembus jurnal internasional.

Nah, bagi kamu yang penasaran dengan isi dari pembahsannya, kamu bisa simak artikel ini sampai habis agar dapat mengetahui penjelasan lebih lanjutnya.

Untuk menembus jurnal internasional ini memang lumayan sulit, tapi ada cara yang dapat mempermudah tembus jurnalnya.

Jika memiliki jurnal yang terindeks scopus pastinya mendapat pencapaian baik, terutama untuk dosen maupun mahasiswa.

Tetapi, sepeti yang kita tahu untuk melakukannya tidaklah mudah, ada banyak hal yang perlu dipenuhi, seperti revisi pada naskah, standard kualitas dan lainnya.

Nah, di bawah ini akan memberikan penjelasan lengkapnya mengenai cara tembus jurnal internasional dengan mudah dan benar.

Cara Tembus Jurnal Internasional Scopus

Cara Tembus Jurnal Internasional Scopus

Walapun seperti yang kita tahu, bahwa jurnal internasional ini sulit untuk di terindeks, tetapi tidak ada yang menjelasakan kalau bisa ditembus.

Berikut ini kami akan memberikan penjelasan, bagaimana cara tembus jurnal internasional, antara lain:

1. Pakai 20 Referensi

Bikin naskah dengan minimal 20 referensi emang butuh waktu, tapi ini bisa bikin kualitas publikasi kamu jadi lebih oke.

Ingat, banyak jurnal berkualitas yang ngeliat jumlah referensi, jadi semakin banyak, semakin bagus!

Baca Juga: Scopus Jurnal Internasional

2. Plagiasi Maksimal 15 Persen

Jangan lupa, plagiarisme itu sangat tidak disukai dalam penulisan jurnal ilmiah. Usahakan untuk bikin artikel yang orisinal.

Kamu bisa cek persentase plagiarisme artikel kamu pakai software gratis atau berbayar yang ada di internet.

Pastikan plagiarisme di karyamu maksimal 15 persen, soalnya artikel yang masuk jurnal scopus terbaik biasanya harus di bawah angka itu, yang peringkatnya paling rendah pun maksimal 20 persen.

3. Penulis dari Berbagai Negara

Penelitian yang bagus biasanya melibatkan banyak penulis dari berbagai negara, bukan cuma satu orang.

Jadi, ajaklah teman-teman yang udah pernah publish di scopus untuk kolaborasi, ini bisa bikin editor jurnal lebih tertarik sama naskah kamu dan meningkatkan peluang untuk diterima di jurnal internasional.

4. Hindari Jurnal Predator

Jangan asal kirim naskah ke jurnal yang nggak jelas, yang kita sebut jurnal predator, jurnal yang bagus biasanya nggak pernah ngirimin email minta kamu submit naskah.

Untuk tahu jurnal predator, kamu bisa cek Beall’s List of Predatory Journals and Publishers.

5. Banyak Berlatih

Menulis untuk jurnal yang bisa dipublikasikan di database internasional kayak scopus itu nggak cuma soal ilmu pengetahuan atau teknologi canggih.

Kamu bisa mulai dengan berlatih menulis tentang hal-hal dasar yang kamu kuasai untuk meningkatkan pemahamanmu.

Rasanya bakal jadi kebanggaan tersendiri kalau kamu bisa publish di jurnal internasional, meskipun harus melalui banyak rintangan.

Yang penting, jangan gampang menyerah kalau naskah kamu ditolak.

Konsultasikan Sekarang !

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan yang dapat kami sampaikan mengenai cara tembus jurnal internasional, semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat unruk semua.